hit counter
YOONA by darlingkr
40/365 days of flawless Yoona
你的世界♬ on We Heart It - http://weheartit.com/entry/48535881/via/yel_lusifer
source: @fimnews
Sebagai alumni FIM 9, udah ke-14 aja nih. Berasa senior banget. Hehee :D
(via riesnifitriani)
INI. KEREN. BANGET.
(via riesnifitriani)
Video project bersama @iqbalgembul beberapa hari yang lalu untuk promosi Telopia, bakpia ungu anti-mainstream asli dari Jogja.
Boleh loh kasih komentar, like, atau pesen Telopianya~ #UjungUjungnyaJualan #teteup :p
Sederhana, tapi benar adanya =)
Januari
Sedikit mengingat-ingat peristiwa tahun lalu. Memori di kantor lama yang
agak menyakitkanmenyenangkan terlalu banyak sih ya. Jadi yang saya tulis di sini mungkin beberapa yang penting saja. Januari. Masih kerja di Metro TV sebagai writer di web www.metrotvnews.com. Masih inget juga pas malam pergantian tahun masehi itu lagi standby di kantor. Memang saat itu bukan waktunya shift kerja. Tapi daripada manyun sendiri di kost, mending rame-rame di kantor sambil ngerasain suasana kerja akhir tahun kayak gimana. Ternyata…. seru, men!
Bulan pertama juga mulai bisnis kaos online di Kaskus. Walau masih sebatas reseller, tapi cukup menyenangkan juga. Selain bisnis kaos, mulai jalanin bisnis tiket pesawat juga. Hasilnya? Lumayan. Sebulan langsung tutup. Muehehee. Dari itu semua saya temukan pembelajaran penting: berkah dan fokus. Bisnis kurang berkah bila kita lakukan bukan pada tempatnya. Bisnis kurang fokus bila pikiran kerja bercabang jadi dua (kerjaan kantor dan bisnis pribadi). Udah pake peralatan kantor buat bisnis pribadi, eh kerjaan juga jadi gak optimal. Yaa wajar sih cuma kuat sebulan. Buat temen-temen lain, jangan ulangi kesalahan saya ya~
Februari
Bulan terakhir di web multimedia. Mulai muncul orang-orang baru di divisi ini. Mereka adalah writer-writer handal dari perusahaan media lain. Salah satunya, kawan baru dari Atambua, Greg Abanit Asa. Karena jarang-jarang punya teman dari tanah timur Indonesia, saya ngerasa Greg itu unik. Banget.
Saya juga menemukan keluarga baru untuk mengembangkan diri jadi lebih baik: Entrepreneur Camp! Keluarga yang memiliki aura positif setiap hari, berasal dari berbagai latar belakang bisnis dan profesional yang berbeda-beda, dan tersebar di seluruh daerah Indonesia! Banyak banget lah pokoknya. Saya pas ikut aja udah angkatan ke-57. Tiap angkatan sekitar 20-40 orang. Dan pas tulisan ini rilis, E-Camp udah angkatan ke-77! Semuanya berkumpul dalam satu milis Entrepreneur Camp yang selalu berikan banyak peluang bisnis dan inspirasi setiap hari. Luar biasa! Luar biasa! :D
Mungkin temen-temen kenal dengan nama-nama Jaya Setiabudi, Ippho Santosa, Zaidul Akbar, atau WebmasterID di jejaring Twitter. Yap, mereka semua adalah bagian dari keluarga E-Camp. Huehehee~
Maret
Setelah sedikit ngotot dengan pihak HRD, akhirnya -dan ternyata memang beneran terakhir- saya tiba di penempatan berikutnya, Marketing. Lebih tepatnya Marketing Planning. Kok ngotot? Karena sebelum itu mau ditempatkan di Sales Support. Dan menurut saya di sana kurang menantang. Sepertinya komunikasi dengan HRD agak susah. Beruntung. Saya kenal dengan GM Sales Marketing, Pak Arif. Kok bisa kenal sama petinggi Sales Marketing, kim? Itulah indahnya silaturrahmi. Saya kenal dengan beliau saat suatu waktu sedang solat Maghrib berjamaah di masjid. Kebetulan beliau imamnya. Silaturrahmi orang-orang baik selalu berawal di masjid. Indah kan? Hehee. Melalui pendekatan dari Pak Arif lah, saya bisa ditempatkan di Marketing.
Ternyata Marketing Planning itu asik! Seperti kembali ke masa sekolah-kuliah, bertemu dengan angka-angka matematika. Bedanya, kalo dulu cuma teori-teori doang, di Marketing Planning ngitung paket harga duit beneran yang akan diberikan sama client. Hmm, kayaknya sih bakal bertahan di sini -Saat itu emang kepikiran gitu. Walau empat bulan berikutnya takdir berkata lain. Hiks.
April
Lupa peristiwa apa aja yang terjadi. Keasikan di Marketing mungkin ya. Jadinya ya enjoy~
Mei
Akhir Mei, ada panggilan dari HRD. Ekspektasi awal sih seneng banget. Mungkin bakal dikasih tau kalo akan stay di Marketing, atau ada peluang untuk masuk di Sales. Tapi ternyata…. baca ini aja deh, kepanjangan ceritanya.
Juni
Bulan terakhir di Metro TV.
Juli
Pulang ke Semarang. Setidaknya ada salah satu impian kecil yang terwujud sejak buat dream book tahun lalu, sepeda! Hehee. Oya, Juli (dan Agustus) masuk bulan puasa, Ramadan.
Agustus
Rasanya ingin ke luar kota lagi. Kebetulan juga ada panggilan dari perusahaan riset Nielsen di Jakarta setelah lebaran. Tapi kok rasanya ingin cari suasana baru ya. Lembaran baru, tujuan baru: Jogja. Akhir bulan saya mulai pindah ke sana.
September - Desember
Lebih enak kayaknya untuk bagian ini saya gabung jadi satu. Kenapa? Karena bisa dibilang ini jadi bagian paling menarik selama ini. Mulai pindah Jogja. Kebetulan tinggal di tempat yang sangat enak dan nyaman. Bukan kost, bukan kontrakan, tapi pondok pesantren. Ceritanya ada keponakan yg mondok dan kuliah di Jogja. Pas lagi nyari-nyari kost sama keponakan gak ada yang cocok, eh dikasih tawaran sama pengelola pondok untuk tinggal di pesantren saja. Sambil menyelam minum air dah. Sambil cari pengalaman baru, dapet ilmu baru, dan hal-hal baru lainnya! Wow! Baru kali ini juga ngerasain bisa ikut kajian rutin setiap hari. Ini yang gak saya rasakan pas di Jakarta.
Memulai bisnis lagi: cireng isi. Bagian ini udah saya ceritakan di sini. Selain itu juga mulai ngajar sebagai tentor privat Matematika SMA. Semoga kedepannya bisa lebih sibuk lagi dari ini. Sibuk dengan aktivitas yang bermanfaat, menyenangkan dan menghasilkan: PASSION.
Sheikh Kamal El Mekki - Question about Music & Islam
May we leave (and live) this dunya in the best way, InsyaAllah.
Renungkan, kawan-kawan…
(via islamquotes)